Showing posts with label all u need is love :). Show all posts
Showing posts with label all u need is love :). Show all posts
Monday, January 28, 2013

Ibu Ainun Habibie

Euforia kisah-kasih Bapak Habibie dan Ibu Ainun masih terasa hingga sekarang.
Sayapun terhanyut, sampai sesenggukan sendiri baca buku Habibie & Ainun maupun nonton rekaman ulang wawancara dengan Bapak Habibie soal kisah hidupnya dengan Ibu Ainun. Hiks *mata berkaca-kaca*
Lalu, komentar-komentar seputar itu pun pengalir deras di timeline twitter.
Mulai dari yang komen biasa seperti:
"So sweet :'') " atau "Pak Habibie setia bangeeet :')"
Atau komen menjurus kode sembari curcol macam ini:
"Aaa, mau punya pasangan engineer romantis seperti Pak Habibie"
Ada juga yang rada-rada religius seperti:
"Semoga Allah mempertemukan kita dengan Habibie / Ainun-nya masing-masing"
Dan banyak juga yang terlalu cepat mengambil kesimpulan seperti:
"Itu Habibie-Ainun menyatukan antara teknik dengan rumpun kesehatan lho, sudah ada true story nya, dan akan makin banyak lagi kisahnya" >> copas dari mantan petinggi kampus :p
Eh psikologi juga dari rumpun kesehatan, kak. Kesehatan jiwa #selfpromotion

Kebanyakan yang komen sih perempuan. Yah, perempuan mana yang tidak mau begitu dicintai oleh pasangan hidupnya? Saya juga mau
(Celingak-celinguk. Sepi. Ihik.  #kemudianhening)
Maka dari itu, saya penasaran, bagaimana sosok Ibu Ainun sebagai istri, membaktikan diri kepada suami sehingga ia begitu dicintai dan dikenang oleh sang suami. Untuk menjawab rasa penasaran saya, saya baca buku Habibie & Ainun. Sengaja tidak membahas dari film-nya, karena selayaknya film yang diangkat dari buku, pasti banyak hal-hal esensial yang terbuang :p Lagipula, buku itu tulisan Pak Habibie sendiri. Murni, tanpa editan sana-sini. Dan, saya memang belum nonton filmya sih. Hahahaha *dilempar sendal*

Ohiya, sebelum membahas Ibu Ainun, yang penjadi perhatian saya adalah bagaimana cara Bapak Habibie menggambarkan cintanya dengan kalimat "...cinta yang murni, suci, sejati, sempurna, dan abadi!". Sering sekali saya menemukan kalimat ini di dalam buku. Kata "murni, suci, sejati, sempurna dan abadi" ga pernah ketinggalan :)
Beneran deh, you'll feel how deep is his love for her while you read this book :''

Oke, setelah saya membaca buku ini, jawaban atas rasa penasaran saya itu ternyata:

"Ainun terus menerus dengan kesabaran dan ketabahan yang tulus memberi dorongan dan mengilhami saya dalam segala pekerjaan....Ainun tidak pernah menuntut dan memberi persoalan, sehingga saya dengan tenang dapat konsentrasi pada pelaksanaan tugas dan pekerjaan yang sedang saya hadapi. Yang diperhatikan Ainun adalah semua yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan kesehatan saya.....Jika saya lelah, Ainun selalu menyapa dengan senyuman dan pandangan mata yang memukau dan saya rindukan selalu"
Hal 23. Yang saya garisbawahi, itu selalu ditulis oleh Bapak Habibie kala menggambarkan senyuman Ibu Ainun, memukau dan membuat rindu :)
"Ainun selalu mendengar pemikiran saya dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan menarik, selalu sabar, konsisten memberi semangat, dorongan dengan keyakinan bahwa apa yang saya laksanakan itu adalah yang terbaik. Ainun sangat memperhatikan kesehatan saya. Ia tidak pernah mengeluh karena tidak kebagian waktu...Ainun yang sangat berdisiplin itu, tidak pernah mengeluh atau membuat komentar yang menjadikan saya gelisah. Yang sering diberikan adalah senyuman yang memukau hati dan yang selalu saya rindukan"
Hal 26.
"Karena itu saya sampaikan kepada Ainun, jikalau anak kami seorang pria, maka nama yang tepat adalah "Ilham Akbar". Ibu kandung bayi kami ini, Ainun, selalu mengilhami, menenangkan dan memberi semangat kepada saya, membuat suasana tentram sehingga apa yang tidak mungkin menjadi mungkin"
Hal 34.
"Mengasuh Ilham yang begitu aktif sambil mengandung, muntah, meludah dan membereskan rumah seorang diri adalah pekerjaan yang tidak gampang. Tetapi Ainun tidak pernah mengeluh dan melaksanakan tugasnya dengan kesabaran sebaik mungkin. Ia tetap segar dan cerah ketika saya pulang. Senyumannya terus memberikan ketenangan dan mencerminkan kebahagiaan. Saya sering menceritakan pengalaman di kantor dan Ainun selalu mengilhami saya dengan senyuman yang kurindukan"
Hal 47

dan masiiiih banyak lagi puji-puji dan syukur Bapak Habibie karena beristrikan Ibu Ainun yang intinya menggambarkan betapa sosok Ibu Ainun selalu memberikan ketentraman lahir dan batin
Jadi, sebaik-baiknya istri adalah yang menentramkan ya kalau melihat sosok Ibu Ainun ini :)

"If you want Muhammad, you've gotta be Khadijah"
If you want Habibie, then you've gotta be Ainun
But you won't be both, because you are y.o.u.
Just give your best, then :)
Thursday, November 22, 2012

How far the love will take you

Karena cinta setitik, indah dunia beserta isi-isinya
Syamsuri, 2012 sebagai respon atas pepatah "Karena nila setitik, rusak susu sebelanga" :D
Wish you all full with love! :)
Friday, October 12, 2012

Dua Sisi Rel Kereta Api

Hubungan yang baik itu bukan seperti dua sisi rel kereta api. Beriringan tapi tak pernah menemukan titik temu, berdekatan tapi selalu terbentang jarak, dan setiap sisinya harus berada di posisi masing-masing, tidak boleh berdekatan karena akan saling menyakiti.
@rezkiapriliya dalam Dua Karakter

:
Tuesday, October 9, 2012

not just a thing

..... when a thing become something, because its history .....


a rundown......
a hairpin.....

:)




Sunday, September 30, 2012

Bahagia

A: Ada senior menasehati. Katanya sebelum kerja, tanyakan pada diri sendiri: pilih minat atau uang? Karena kalau di bidang pendidikan, penghasilannya tidak sebesar bidang (psikologi) yang lain (HRD salah satunya).

Papah: Yaa, pilih minat aja. Kalau menggeluti pekerjaan yang sesuai minat, tentu lebih bahagia. Hidup ini mencari bahagia, toh?

A: :')

Thanks Papah, untuk selalu menjagaku supaya tetap fokus! Hehehe
Saturday, September 8, 2012

si bungsu

Harusnya, detik ini juga saya mandi "sore", tapi agak bete dan merasa harus katarsis dengan menulis.
Bete karena ditinggal pergi adik naik gunung.
Padahal tadi pagi bela-belain ga ikut papah-mamah manasik ke Bandung (sementara saya berencana main ke Daarut Tauhiid sambil menunggu orangtua) karena khawatir mengingat adik saya itu sendiri di rumah.
Mungkin begini ya rasanya punya anak remaja nanti? Berada pada fase 'kehilangan' karena anak akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya daripada dengan keluarga (Papalia, 2009) ?
Padahal rencananya malam ini mau ngajak ngobrol terkait rencananya ke depan.
Adik saya ini sudah kelas 3 SMA, namun kayanya belum begitu yakin dan mantap mau kemana setelah lulus.
Pernah ngobrol, ia ingin masuk FSRD ITB
Anaknya emang rada unik sih :D
 dan kayanya emang ga terlalu antusias dengan pelajaran-pelajaran mainstream ala sekolahan. Haha.
Sebagai kakak yang (mencoba) baik, saya ingin ia sukses tentunya, ga salah pilih jurusan, mempersiapkan diri dengan baik, dll.
Habisnya kalo diliat-liat, udah kelas 3 gini masih aja sibuk dengan segala urusan pecinta alam. Dia emang ketua ekskul pecinta alam di sekolah. Setelah diklarifikasi, ternyata baru "pensiun" jadi ketua di semester dua. Duh, agak dag-dig-dug mengingat waktu kelas 3 SMA itu kan pendek, tiba-tiba udah UAN, terus udah SNMPTN.
Seperti kebanyakan siswa laki-laki, adik saya emang terlihat santai.
Tapi ga keliatan belajarnya ni bocah! >> jadi kakak dan mamahnya yang rempong ngeliat kelakuannya.
Kadang, kangen juga ceceritaan bareng sama ni anak.
dan suka lucu sendiri kalo inget-inget waktu dulu, main bareng (tak umpet, abang becak, pak kusir, sampe berantem-beranteman dengan jurus andalan saya: jurus kepiting menggelitik! :D )
Waktu dia kecil, saya cukup sering ngasuh dia soalnya :'')

jaman foto masih pake roll film :D

Naik gunung malem-malem gini??
Khawatir, tapi ga bisa ngelarang juga. Remaja semakin dilarang semakin ngeyel.
Yang bisa dilakukan cuma sekedar meberikan saran, larangan diberikan kalo emang bener-bener ngaco.
Tapi yaa harus hati-hati banget.
Susaaah dan beraat mengurus remaja ternyatah.
Loh, kenapa saya jadi kaya orangtua beneran deh? *tepok jidat*
#Mandi


Saturday, August 11, 2012

Doa dan Jodoh

Ga sengaja baca kultwit senior saya, @deaadhi ttg doa dengan konteks jodoh. Eheem. Cek langsung ke TKP!


Bagi yg mengupayakan jalan baik, Allah akan beri dia orang yg baik. Ya,ini ttg jodoh ☺
Tenang, perempuan-perempuan. Jodohmu ada di doamu. Begitu selalu keadilan Allah berjalan
Pertanyaan 'bagaimana kita yakin dia memang orangnya' ttg jodoh itu kadang membuat diri terantuk bimbang dlm doa.
Semisal dia jodohmu. Kalian pasti bersatu, walau harus berjalan memutar.
Lagi-lagi doa menjawab segala. Ragumu. Harapmu. Cemasmu.Apakah dia benar orangnya.Sebab Allah Maha Adil. Lelaki baik u/ perempuan baik saja ☺
Perasaan bukan fondasi utama dlm pernikahan. Itulah alasan ada banyak doa-doa yg kamu butuhkan sebelum menikah. Kamu butuh Keimanan. Sangat.
Allah yg berhak mengizinkan ttg jodoh. Dan kita hanya berupaya. Doa adalah upaya tertulus kita sebagai makhluk.. :)
Doakan ia adalah sekeping bahagia bernama jodoh di bumi dan di kehidupan setelahnya.
Doakan ia dlm diam. Tanpa banyak interaksi. Sebab doa dlm diam-mu membuat Allah dlm diam-Nya bs jadi menjodohkan kalian ☺
Doakan ia adalah sebelah jiwa. Pembawa kehormatan dan kesetiaan sepanjang usia. Doa dlm diam. Dan dalam ketaatanmu.
Di kehidupan di bumi dan nanti di surga sana. Lelaki itu harus sama.. Lelaki dlm doa-doa panjang penuh harap
Doa.Juga menjadi keputusan Allah. Semisal stelah kamu menjadi pendoa dia berpaling,dia mungkin bkan lelaki baik u/ prempuan yg gemar berdoa
Saya paling suka ada yg bertanya : 'Boleh kah menyebut nama seseorang dlm doa?'
Jawab saya : 'Itu seperti kamu bertanya apakah boleh sy berdoa' Tentu boleh menyebut nama (dia) di dalam doa.Disertai ketaatan.Allah cintai☺
Doaku untuk kalian, lelaki pendoa dan perempuan pendoa. ☺ Di kehidupan sekarang dan kehidupan setelahnya, kalian akan beruntung insyaAllah!
Wednesday, June 13, 2012

:) God Teach Us How to Walk

Source : I'm Creative
Sunday, June 10, 2012

tanda cintaNya

"musibah itu tandanya kita harus evaluasi diri. itu tanda Allah sedang mengingatkan kita karena sayang"

Mamah aku, 2012

:')
Sunday, June 3, 2012

:') that's the father should be

nonton re-run Indonesian Idol.
Salah satu finalis, Yoda, membawakan lagu Gigi - Cinta Terakhir
Armand Maulana dimintai komentarnya via Skype
Tampak Armand sedang berada di sebuah kamar dg dinding penuh hiasan-hiasan 'cantik' (kupu-kupu)
Daniel (Host): "Man, lo lagi dimana sih itu? kok kayanya di belakang lo ada tempelan kupu-kupu gitu?"
Armand: "Kamar anak gue.hehe"
D: Oh, pantesan kenapa background lo 'cantik' begitu pemandangannya, ada kupu-kupu segala"
A: "Haha.Ini anak gw lagi ujian, gw lagi nemenin dia belajar.."

:')
Saturday, June 2, 2012

hellooo

Hello, is it me you're looking for?
'Cause I wonder where you are
And I wonder what you do
Are you somewhere feeling lonely or is someone loving you?
Tell me how to win your heart
For I haven't got a clue
But let me start by saying I love you

Hello - Lionel Richie

galau mulu lo is. sudah kerjakan skripsi sana *ala iklan mi sedep*

Friday, April 27, 2012

jadi putri sehari :D



Thank you so much, princess! :)
terimakasih untuk latihan yang menyenangkan
ketawa-ketiwi
centil-centilan (haha)
daaaan sampai akhirnya perform diiringi gemuruh suara pnonton! (agak lebay)
terimakasih untuk warna ceria di akhir tahun perkuliahan
kalo udah berkeluarga (ehem), inget-inget masa-masa centil ini yaa.hahaha :D
:*
Friday, April 13, 2012

Repost: Calon Suami Idaman?


and I can't agree more! :)

Beberapa waktu yang lalu, di mobil saya mendengar siaran radio yang sejenak membuat kami pendengarnya ‘ngakak’ hebat (meski tak mungkin lah sampai guling-guling). Sepasang host kocak yang memandu acara tengah membincangkan hasil sebuah polling di berbagai negara tentang calon suami/istri idaman, dengan bumbu komentar jenaka yang tak habis-habis.

Kesimpulan penelitian itu menunjukkan bahwa wanita di belahan dunia manapun, ternyata tidak peduli dengan wajah sang lelaki calon suami.  Rata-rata perempuan responden yang berasal dari beragam kalangan menginginkan laki-laki yang setia, pintar, bertanggung jawab dan humoris.

Berbeda dengan responden laki-laki, konon lebih menginginkan perempuan dalam sisiphysically  misalnya cantik, seksi, sedang masalah isi kepala dan rongga dada menjadi nomor kesekian.

Sejak beberapa tahun silam, saya diam-diam juga mengamati perilaku dan keinginan anak-anak muda putri yang rata-rata berpendidikan dengan status ekonomi menengah ke atas, dengan pemahaman agama yang cukup bagus.

Hasil amatan saya ternyata juga tidak beda jauh dengan hasil penelitian yang disebutkan si ‘hosts’ sebuah radio tadi. Khusus bagi para gadis, ternyata mereka tidak begitu ambil pusing dengan modal tampang sang calon suami, dan bahkan juga tidak peduli dengan status ekonomi, dan background orang tuanya.
Berikut inilah tipe yang diharapkan para gadis itu

1. Religius.
Karena mereka meyakini, laki-laki religius itu laki-laki baik yang menentramkan, ‘gak neko-neko’, karena takut berbuat dosa (Padahal belum jaminan juga laki-laki yang terlihat ‘alim’  akan setia) Yang pasti, menurut para gadis yang berkeyakinan Islam, suami adalah imam, yang akan menuntun mereka menuju syorga di dunia hingga akhirat sana.
>> NOTED! :)

2. Setia
Untuk mereka ini penting, karena bagi perempuan ia akan menyerahkan segala-galanya demi cinta. Dan akan menarik segala-galanya pula karena cinta. Dan cinta akan lenyap jika kesetiaan meluntur.

3. Cerdas.
Perempuan membutuhkan suami yang bisa diandalkan, tempat mencari tahu dan solusi setiap masalah plus penasehat segala bidang tentunya.

4. Penyayang
Karena pengaruh hormonal, membuat perempuan sangat terpengaruh dengan ekspresi, terutama yang verbal. Ekspresi sayang ini sangatlah berarti bagi mereka. Maka para suami sering-seringlah mengatakan “I Love You” dan sebangsanya. Laki-laki yang baik tidak pernah merasa terhina atau direndahkan dengan mengekspresikan rasa cinta kepada istrinya bukan?.

5. Peduli
Jangankan perempuan yang sudah suka. Laki-laki yang sangat dibenci oleh seorang perempuan pun, kerap akhirnya menjadi laki-laki yang sangat disayang, jika sang lelaki terus menerus menunjukkan kepeduliannya. “Caring is loving”, katanya.

6. Melindungi
“Karena suami adalah sandaran kami, jelas kami menginginkan ini” Kata mereka.
Bagi perempuan yang sudah menikah, kawan, sahabat dan penasehat segala bidang yang tadinya disandarkan sahabat tertentu, termasuk orang tua sendiri, maka setelah menikah, 100% limpahkannya pada suami. Tak salah banyak contoh perceraian disebabkan karena pihak perempuan sudah tak lagi merasa aman, nyaman dan terlindungi oleh suaminya.

7. Hangat.
Bukankah hanya kehangatan hati yang akan meluluhkan semua yang beku ?

8. Sabar. 
Karena perempuan cenderung menggunakan perasaan, maka ia kerap berlaku impulsif dan responsive. Karena itu ia butuh penyeimbang. Dan kesabaran seorang laki-laki akan menuntun sang istri meniti jurang  kehidupan dengan selamat.
>> ini yang di bold-underline  #jleb banget yaa (tunjuk diri sendiri)

8. Bertanggung Jawab. Semua kita pahamlah itu.

9. Humoris. Nah ini dia….. kembali kepada riset radio, dari berbagai background responden yang disebutkan di siaran tadi, ternyata menginginkan diperistri laki-laki yang doyan ngebanyol. Intinya, rata-rata semua perempuan, baik yang religius dan atheis, miskin-kaya, perempuan Asia, Afrika, Amerika, Eropa, Australia ternyata sama-sama menginginkan suami yang rileks, spontan, dan merdeka mengekspresikan cinta, peduli dan bahkan amarahnya sekalipun juga dengan canda ria. Konon pesan akan sampai sempurna tanpa terasa, jika dibalut indah dengan canda.
(Wah gawat..bisa-bisa ini menjadi pembenaran bagi pelawak yang sudah ataupun yang berminat untuk beristri banyak)
>> tuh kan bukan cuma saya aja :p

Kamu cowok dan kamu (ngerasa) ganteng? sorry to say, itu belum cukup :p
Jadi penasaran kalo calon istri idaman cowok kayak apa *mikir*

Thursday, April 12, 2012

doa ini :')

semenjak belajar baca Qur'an lagi (soalnya masih belum bagus bacanya, udah tua gini padahal -__- dan udah banyak lupa juga ilmu tajwid-nya. huhuhu ), Ustadz saya selalu membaca do'a ini di akhir pertemuan. Mengingatkan saya masa kecil waktu ikutan TPA, do'a ini adalah salah satu do'a yang kami baca setiap habis sholat. Mengingatkan juga pada nenek yang bilang bahwa beliau sukaa sekali do'a ini. Waktu itu kami ngobrol berdua lalu terdengar sayup-sayup do'a ini dari masjid. Terus, nenek bilang bahwa artinya bagus banget. Waktu itu nenek memberitahu artinya dengan bahasa sunda-indonesia. Hehehe.
Entah kenapa, saya jadi penasaran ingin mengetahui arti do'a ini lagi karena sudah agak lupa.
Dan artinya, seperti kata nenek saya, emang bagus banget :')

Doa Khatam Al Qur'an


Allahummar hamna bil Quran
waj’alhu lana imaamau wa nuurau wa hudaw wa rahmah
Allahumma dzakkirna minhu maa nasiina
wa ’allimna minhumaa jahiilna
warzuqna tilaawatahu
aana al laili wa athrofannahar
waj’alhu lana hujjatan
Yaaa rabbal ‘alamiin



Artinya kira-kira begini:

Ya Allah kasih sayangilah daku
dengan sebab AlQuran ini
Dan jadikanlah AlQuran ini
sebagai pemimpin
sebagai cahaya
sebagai petunjuk
dan sebagai rahmat bagiku
Ya Allah ingatkanlah daku
apa-apa yang aku lupa dalam AlQuran
yang telah Kau jelaskan
dan ajarilah apa-apa yang aku belum mengetahui
Dan karuniakanlah daku
selalu sempat membaca AlQuran
pada malam dan siang hari
Dan jadikanlah AlQuran ini
sebagai hujjah bagiku


*hujjah disini maksudnya itu 'landasan' ya? 
tadi sempet googling nemunya: "Hujjah dalam bahasa artinya keterangan, alasan, bukti, atau argumentasi. " tapi ada juga yang mengartikan alasan, landasan. Wallahu'alam. CMIIW


Bagus yah do'anya? :')
Sunday, April 1, 2012

#Suami

taken from my favorite writer , Adhitya Mulya


Waktu baru masuk kerja dulu ada pegawai senior, mid 40s. Tipikal pegawai senior yg sotoy yg ngasih nasehat di saat kita ga butuh.

At 1 lunch dia tiba2 kasih nasehat ttg bgm manage incomenya. Katanya, istri ga usah tau berapa gaji . Cukup dia kasih n istri manage.

Ada balance yang dia pegang sendiri. Untuk senang2. Katanya, dia udah cape kerja. Dia layak dpt balance ini. Keeps him happy.

I literally wanted to shove my fist up his anus. Too bad we're having lunch.

I have a different opinion about how manage income u/ keluarga. Agak ekstrim sih. Many of u wldnt agree. But here it is:...

Setiap manusia dlm hidupnya sbaiknya mengerjakan u/ menyiapkan diri menjawab pertanyaan di alam kubur horor ye? But here's d thing...

Gue selalu takut nanti ditanya, have u done your best providing for your family? Kalo ga bisa jawab, ngeri siksanya.

Dari situ, I grew up thinking, once married, MY fun time is over. Take responsibility. Ga ada tuh sembunyiin gaji dari keluarga.

Logikanya: why would I lie to the very same people that I am responsible for? (even in the afterlife)? Itu namanya mangkir tgg jawab.

So, once married, I stop spending. Start saving, gak ada sembunyi2 gaji. Istri tahu semua aset. I've saaid this many times n say again

meninggal 9 tahun lbh cepat dari istri (statistically). If we love her, I will make sure I leave her n family in good state. Bukannya malah bikin repot

Kalo kita sayang istri kita, kita akan kasih tau semuanya. Krn kalo ga, istri anak bisa repot bgt urus warisan. Malah bisa ditipu.

Ada yg aset , si anak istri gak tau. Pasca wafat, tau2nya ditempatin istri kedua. Duarrr... Itu sih namanya dari dulu gak niat setia.

If we're loyal, we hv nothing to hide. If we hide something, then either 1. We dont love them, 2. Don't trust them 3. Kta niat nakal  

yg baik itu bahkan saat udah ga ada, bisa memberikan ketenangan pada org2 yg dia cintai. Doa mereka jadi lancar juga menyertai.

Ada juga yg sembunyiin aset krn ga tahan istrinya boros. Atau kebalikannya. Yah itu mah beda konteks dari twit gue ya.

bagi pasangan yg ga dikasih tau berapa phasilan or aset pasangannya, just be careful. U might need to rethink d entire marriage altogether.

Its about responsibility. Kalo gak mau responsible, then why bother marry someone. Have all the salary to yourself.  

Itu aja sih sharing gue. Agak ekstrim mungkin bagi beberapa. But it works for me. And my family. Because they're my responsibility.  

I guess, d most important part of this, is: why wld I lie to d same ppl that I'm responsible for? Tidak kah itu malah dosa namanya? Mangkir.


baca ini cuma bisa ngangguk2 daaan makin pengen punya suami bodor,cerdas, dan sayang keluarga macem ini. best wishes buat kang Adhit dan teh Niniiit :')
Monday, March 26, 2012

Dear, you

ngutip dari tweet seorang teman

Jika kau belum siap melangkah dengan seseorang, maka cukup cintai ia dalam diammu.
Karena diammu adalah bukti,cintamu padanya dan dengan begitulah kau memuliakan dirinya
Karena kau tak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang
dan kau, tak merusak kesucian dan penjagaan hatinya.
Dari diammu, sungguh telah memuliakan dirinya.
Dan dirimu juga akan terjaga
Sebagaimana Fatimah Azzahra & Ali bin Abi Thalib

:)
Thursday, March 1, 2012

mood booster hari ini (dan seterusnya) #2

dapet kiriman bahan-bahan skripsi berikut kata-kata penyemangat:


Semangat aiiss! :D
semoga membantu

Warmest Regards,
Anggita Sari Dewi



Aissss :))
ini yaahh referensinyaa.. insyaAllah bermanfaat yaa ais. kamu emang skripsinya tentang ini? btw yang bandura seinget gue si lysa sempat baca2 tentang itu. dia mungkin punya beberapa jurnalnya.
ohyaa aku punya banyak tpb tapi yang berkaitan sama merokok. kalo butuh juga bilang2 yaa :D
semangat aaiiisss! goodluck skripsinyaa

aku tunggu dibalairung september ini yaa! *ihiyyy*
- Evin
Jazakillah khairan katsira temaaan :')

Wednesday, February 29, 2012

:(

manusia sering saling berhubungan satu sama lain lalu lambat laun berpisah mengikuti jalan hidup masing-masing, bagaikan bunga sakura jatuh perlahan berguguran berpencar dari pohonnya dengan kecepatan 5 sentimeter per detik.
5 Centimeters per Second

Baru baca resensinya doang udah sedih baca kalimat di atas.aih.berasa ngaca. :( ga mau nontoooon --> takut sedih

Jalan-jalaan Jakarta! :D

akhirnyaaa,ketemu juga sama folder foto-foto inii :D
berawal dari keinginan mamah yang pengen jalan-jalan ke Kota Tua, Jakarta,
tiba-tiba "Papah ikut juga dooong!" --> ada yang tiba-tiba pengen ikut gitu deh.hihihihi
alhasil, seharian itu saya menemani pasangan ini jalan-jalan ke Museum Fatahillah dan sekitarnya :D

Jalan-jalan ke museum, makan magnum, sampe ngeliat betapa 'girang' si papah memainkan koin digital di terowongan masuk Museum BI! hahahaha.
Bahkan, petugas Museum BI keheranan melihat cuma kami bertiga
"Cuma bertiga aja, pak?" katanya ke Papah
"Iya nih.." kata Papah
Petugasnya cuma senyam senyum aja ngeliatin kami kucluk-kucluk dateng bertiga dan muka sumringah si Papah. Wahahahah.

Oiya, pas makan magnum yang beli di indomaret depan Fatahillah, si papah dengan cueknya duduk di kursi yang letaknya cuma selangkah di samping kasir, sambil bilang "Numpang ngadem ya, mbak"
Errr, berhubung saya dan mamah rada malu ngeliatnya, kami keluar aja dari indomaret.Meninggalkan papah duduk di samping mbak kasir yang sibuk bekerja. hahahah
Hari yang menyenangkaaan! :)

 "Is, cepetan dong. Silau niih" - Papah
 setelah sesi foto ini selesai dan keluar dari museum, "eh, kenapa tadi papah ga foto juga yah?" - Papah

 "Papah juga difoto dooong" - Papah . Gw: -__-
 .....dan inilah hasil minta difoto barusan :D


“A Daughter is a Little Girl who grows up to be a Friend” - NN

:)

Saturday, February 4, 2012

doa sore ini

Allah, semoga perbincangan kali ini membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Aku mohon ya Allah,
Kembalikan seperti sedia kala, ketika semuanya baik-baik saja
Ketika tawa itu masih sering hadir di sana.
Ketika kehangatan masih terpancar pada jernihnya mata mereka.
Aku mohon Allah,
mohon dengan amat sangat
mohon dengan amat sangat
mohon dengan amat sangat

 

Blog Template by BloggerCandy.com