Akhir-akhir ini menemukan keasyikan dalam menulis.
Berawal dari curhat lewat tulisan, lama kelamaan 'gatel' ingin bikin novel/cerpen/ dll
Jadi inget dulu waktu SMP sempet bikin cerpen untuk dikirim ke majalah Gadis, tapi berakhir di laci meja belajar, karena ga pede :p
Sempet juga bikin cerita cinta, terinspirasi dari pengalaman pribadi (uhuk!), semacam teenlit yang waktu itu emang lagi ngetren, tapi ga selesai. Berhubung keburu patah hati dan berlanjut move on :p
Usia kuliahan gini, terutama semenjak ngeblog, merasa semangat tulis menulis bangkit lagi.
Kalo dipikir-pikir, menjadi penulis itu waktunya fleksibel.
Ya, berhubung saya calon pengurus rumah tangga, mau ga mau harus memikirkan kegiatan apa yang sekiranya tidak terlalu mengganggu kewajiban rumah tangga nantinya #ehem
Tentunya kegiatan itu harus yang saya suka, seperti menulis.
Ah, semoga saya bisa menjadi penulis yang karyanya bisa bermanfaat bagi orang banyak!
Aamiin.
Oh iya, ini ada beberapa artikel berisi tips menulis cerita dari salah satu penuls favorit saya, Mbak Asma Nadia. Cekidooot :)
dan sepertinya, buku ini bagus untuk kita-kita yang mau jadi penulis, saya belum baca sih, baru nemu pas googling tentang tips menulis barusan. heheh
Proses Kreatif Penulis Hebat
Thanks to papah, yang waktu saya SD, dengan cara yang fun meminta kami, anak-anaknya, untuk menulis cerita (kegiatan) weekend setiap hari Senin. Lalu cerita kami dipajang di spot khusus yang disediakan di rumah. Sangat kerasa manfaatnya, pah :) Aku juga gitu ah nanti sama anakku. Boleh ya calon suami? *ngomong sama tembok*
Tuesday, December 18, 2012
Sunday, December 16, 2012
Moments @ Tara Salvia
| 1 F on Sundaneese Day :D |
| (Left to the Right) Mareeq - Argya - Jadwa, threehandsome :D |
| 1 F in action! :) Singing "Colors" from Barney |
| My favourite: Chessa and Yasmin w/ kebaya on Sundaneese Day |
![]() |
| Little Mermaid on Costume Parade (Book Week) |
![]() |
| One of student presenting his poster about healthy life :) |
Labels:
magang
Sayonara, Tara Salvia :')
Dan saat saya menulis postingan ini, waktu magang saya sudah berakhir. Hiks
Sekolah yang lucu, baik dari segi bangunan fisiknya, murid-muridnya dan juga guru-gurunya :p
Senang sekali bisa menjadi bagian dari Tara Salvia ini meski hanya sebentar.
Di Tara Salvia, begitu banyak pelajaran yang saya dapat.
Terutama soal konsistensi dan ketegasan untuk membentuk perilaku yang diharapkan pada anak.
Konsistensi dan ketegasan, dua hal yang saya rasa merupakan kelemahan diri dalam pembelajaran menjadi seorang pendidik.
Senang sekali dan tentunya sangat bersyukur mendapatkan role model yang baik untuk dua hal tersebut.
Seperti menemukan jawaban yang selama ini saya cari.
Terimakasih guru-guru Tara Salvia :')
*terutama untuk guru-guru Gedung I tempat saya bermukim.Hehehe*
Di Tara Salvia, saya mendapatkan gambaran yang cukup jelas, mengenai apa yang benar-benar saya inginkan dengan ilmu yang saya punya.
Saya sendiri berminat untuk mendalami anak-anak berkebutuhan khusus dan pendidikannya.
Tara Salvia ini merupakan sekolah inklusi, dimana anak berkebutuhan khusus turut serta berada di kelas bersama anak-anak lain.
Anak berkebutuhan khusus ini ada kalanya mengikuti pelajaran di kelas, namun ada kalanya berada di luar kelas untuk mengikuti program individual yang dirancang khusus oleh sekolah dan terapis, sesuai dengan kebutuhannya.
Saya mendengar dan melihat sendiri, bagaimana pijar bahagia yang terpancar dari mata orangtua dengan anak berkebutuhan khusus saat ia menceritakan kemajuan anaknya setelah bersekolah di sini.
Semoga suatu hari nanti, dengan ilmu yang saya punya, saya bisa turut menyalakan pijar-pijar kebahagiaan itu. Aamiin.
Dari hasil obrol-obrol dengan beberapa guru, ternyata tenaga psikolog yang mendalami dan ahli seputar anak-anak berkebutuhan khusus dan pendidikan khusus itu sangat dibutuhkan.
Waaah, rasanya semakin semangat dengan cita-cita yang saya punya :)
Di Tara Salvia, saya diingatkan akan satu hal penting bahwa menjadi seorang psikolog anak tidak hanya harus berhadapan dengan anak, tetapi juga orangtuanya.
IMHO, orangtua (ataupun orang dewasa lain yang bertanggung jawab penuh atas kehidupan anak) adalah faktor penting dalam keberhasilan pendidikan anak. Pendidikan sebagus apapun yang diberikan sekolah tidak akan efektif jika tidak dilanjutkan di rumah, oleh orangtua.
Tidak semua orangtua punya kesadaran akan pentingnya melanjutkan pembelajaran yang diberikan sekolah di rumah.
Pun tidak semua orangtua menerima saat dikatakan bahwa anaknya memiliki kebutuhan khusus.
Child psychologist must dealing well with parents!
Sungguh, saya sangat bersyukur untuk 3 bulan yang menyenangkan dan penuh pembelajaran ini :')
Sayonara, Tara Salvia!
Semoga di lain kesempatan, saya datang kembali dengan status mahasiswa S2 - Psikolog Anak, yaaa :D
![]() |
| hasil iseng-iseng di kala senggang :D |
Labels:
magang
Thursday, December 13, 2012
The Last Day
Aaaaa,
Besok hari terakhir saya magang di Tara Salvia
Sedih deh.
Akan kangen Arvan dan Shilend yang ganteng
#lah
Akan kangen sama sekolahnya,
display karya anaknya,
guru-gurunya,
dan tentunya, murid-muridnyaa :'''(
Besok hari terakhir saya magang di Tara Salvia
Sedih deh.
Akan kangen Arvan dan Shilend yang ganteng
#lah
Akan kangen sama sekolahnya,
display karya anaknya,
guru-gurunya,
dan tentunya, murid-muridnyaa :'''(
Labels:
magang
Sunday, December 9, 2012
brave enough to confront ?
waktu chat sama temen tentang "sesuatu", saya ditunjukkin quote yang ia ambil dari tumblr:
sure, if the time has come, i'll confront if it is needed :p
*cengar-cengir*
you can't heal what you refuse to confrontwiiii, no need to fear it, aisyah ibadi.
sure, if the time has come, i'll confront if it is needed :p
*cengar-cengir*
Labels:
ini aku
Subscribe to:
Posts (Atom)


