Wednesday, May 9, 2012

godaan skripsi


Godaan pertama adalah Risalah An-Nur - Said Nursi
Berawal dari jarkoman ada kajian Risalah An Nur di PPSDMS Nurul Fikri
Saya kira mengkaji surat An Nur
Saya sih antusias aja ikutan, soalnya emang dasarnya 'kosong' kalo soal beginian. Haha
Eh,taunya bukan. Risalah An Nur itu semacam perenungan ttg Islam dg argumentasi yang logis (kata temen gw). Isinya memaparkan bahwa agama Islam berjalan beriringan dengan ilmu pengetahuan.
Risalah An Nur sendiri terdiri dari beberapa seri, salah satunya yang baru saya punya (hasil nge-googling) adalah The Words (Al-Kalimat).
Saya baru baca yang part 'kalimat pertama: bismillah'.
Seperti kata temen saya, bagus isinya :D tiap tatanan kalimatnya indah dan cukup enak dibaca, setidaknya buat orang awam kayak saya.hehehe
Ah, kajiannya mulai senin depan, dan pengennya membaca sekilas tentang Risalah An Nur dulu, biar nyambung entar kan... Bismillah. Semoga target tercapai :)


Godaan kedua yang ini nih (nunjuk tulisan di bawah):
Berita ttg Irshad Manji mau ga mau menggoda saya untuk mendownload bukunya.
Well, FPI dkk, anda secara tidak langsung membantu buku itu jadi booming looooh :p
Baru baca sekilas, menonjol sekali upayanya dlm mengedepankan ijtihad (yg saya pahami sebagai upaya untuk berpikir kritis, bener ga?maklum amatiran.wkwk).
Oke, setipe ama #JIL (jaringan islam liberal) nampaknya.
Menarik buat dibaca.

TAPI KAPAN BACANYA LAGIIIII??? >> stress BAB II Skripsi blm selesai jugak

Satu: cahaya


Warna-warni di baju kita adalah keragaman yang indah. Tapi tetesan kecap hitam adalah penodaan terhadap kejelitaan itu. Sulitkah membedakan?
@salimafillah

Warna yang berbeda-beda itupun, berasal dari satu : (spektrum) cahaya.
Tidak mampukah anda membedakan, mana yang menuntun kepada cahaya-Nya dan mana yang menuntun pada kegelapan?

Favorit Akhir-akhir ini

Kalo lagi boseeen dan gatau mau makan apa, kepada merekalah aku berlabuh #tsaah

1. Ifu Mie
Favorit gw ada di Warung MM Gang Kober. Dari depan gang palingan cuma 15m, di sebelah kiri. Tiap gw kesana, kalo ga pesen capcay, ya pesen ini nih. Lebih sering pesen ifu mi, soalnya aku suka miiii. haghag. Rasanya enaaaak, krenyes-krenyes seger ada sayurnya :9
UPDATE INFO: gw baru tau ternyata di sana masaknya pake angciu :"""""""( ah itu kan haram. jadi sedih. bye bye warung MM

2. Jus Alpukat


Favorit gw adanya di abang-abang jus Kantin Kancil F.Psikologi. Yap, my kamvus tercinta. Soalnya porsinya lumayan banyak harganya 5rb aja daaaan yg gw suka, susu kental manisnya banyaaak. hahahaha. Btw, ini gambarnya ambil di internet, kalo aslinya, hampir semua sisi gelas bewarna coklat, ketutup susu. Nyuuum! :9

3. Tumis Tahu
Nah, ini ga ada gambarnya. Jadi, tahu putih/kuning (gw lebih suka tahu putih sih) dihancurkan, kaya scrambled eggs gitu lah bentuknya. Nah, terus ditumis sama bawang merah. Gw sih suka tambahin terasi dan rawit biar enyaaak :D Resep ini gw dapet dari temen gw yg suka masak di kosan, namanya dhea. Pas gw coba, enak ternyataa. Gampang banget juga bikinnya. Cocok lah buat yg ga (belum) pinter masak kayak gw. hihihihihi

4. Tempe Balut Tepung!
Nah, yang terakhir ini paling enak bikinan ibu akuuuu :9 beliau bilang sih tempenya direndam dulu aja dgn air garem. Terus untuk adonan tepungnya, campuran irisan bawang daun, garam, ulekan kunyit dan bawang putih. So simple, isn't it? Tapiii,rada males kalo harus mempraktekkan ini di kosan (wuuu,emang pemalaass).  Karena males, biasanya kalo di kosan pake tepung bumbu instan, tapi yaa rasanya beda -__-

aaaaak, kangen tempe balut tepuung >> lagi di kosan
Tuesday, May 8, 2012

t3rm4zUq 4LaY?

Pagi ini dibiuat ketawa membaca nama akun yg entah siapa pemiliknya:
Ciieanax Yng Clallu Terskiitiie
apa nih bacanya? "si anak yg selalu tersakiti" ? >> ciee, bisa baca = 4LaY ! xD
sedih banget nama akun aja. diganti sama yg lebih ceria dong, biar 4LaY jgn desperate gitu ah.

Syukur yang Meringankan


Buka-buka milis, ada yang nge-post catatan akhir Alm. Ibu Endang S.R, mantan Menkes RI. Sebenernya udah sering liat di tv, tapi baru kali ini membacanya secara full 

"Saya sendiri belum bisa disebut sebagai survivor kanker.
Diagnose kanker paru stadium 4 baru ditegakkan 5 bulan yang lalu. Dan sampai kata sambutan ini saya tulis, saya masih berjuang untuk mengatasinya.

Tetapi saya tidak bertanya "Why me ??".

Saya menganggap ini adalah salah satu anugerah dari Allah SWT. Sudah begitu banyak anugerah yang saya terima dalam hidup ini : hidup di negara yang indah, tidak dalam peperangan, diberi keluarga besar yang pandai-pandai, dengan sosial ekonomi lumayan, dianugerahi suami yang sangat sabar dan baik hati, dengan 2 putera dan 1 puteri yang alhamdulillah sehat, cerdas dan berbakti kepada orang tua. Hidup saya penuh dengan kebahagiaan. " So .... Why not? "

Mengapa tidak, Tuhan menganugerahi saya kanker paru ? Tuhan pasti mempunyai rencanaNya, yang belum saya ketahui, tetapi saya merasa SIAP untuk menjalankannya. Insya Allah. Setidaknya saya menjalani sendiri penderitaan yang dialami pasien kanker, sehingga bisa memperjuangkan program pengendalian kanker dengan lebih baik.

Bagi rekan-rekanku sesama penderita kanker dan para survivor, mari kita berbaik sangka kepada Allah. Kita terima semua anugerahNya dengan bersyukur. Sungguh, lamanya hidup tidaklah sepenting kualitas hidup itu sendiri. Mari lakukan sebaik-baiknya apa yang bisa kita lakukan hari ini. Kita lakukan dengan sepenuh hati.

Dan .... jangan lupa, nyatakan perasaan kita kepada orang-orang yang kita sayangi. 
Bersyukurlah, kita masih diberi kesempatan untuk itu. "


Kesan yang saya dapat setelah membaca tulisan itu, betapa Ibu ini sangat positif memandang kehidupannya,memusatkan penglihatannya pada nikmat-nikmatNya dan bukannya pada penyakit kanker yang ia derita.
Melihat dan terpaku pada kemalangan yang dialami, pasti semua terasa berat dan gelap. Lain halnya jika hal-hal baik yang berusaha kita lihat, berusaha berprasangka baik akan takdirNya dan mensyukurinya, semua terasa ringan dan cerah. Ya, seperti Ibu ini. Padahal, kanker itu kan sesuatu yang menyeramkan (bagi saya sih), tapi toh beliau bisa menjalaninya dengan rasa syukur.
Senang sekali bisa membaca tulisan yang sangat positif ini.
Selamat jalan Ibu, semoga amal ibadah Ibu memudahkan urusan Ibu di alam sana.
 

Blog Template by BloggerCandy.com